
Editorialkaltim.com – Belanja online kini sudah jadi bagian dari gaya hidup masyarakat di era digital. Cukup lewat ponsel, berbagai kebutuhan bisa langsung dipesan dan diantar ke rumah. Ditambah lagi dengan promo, cashback, hingga diskon besar-besaran, belanja online makin sulit untuk ditolak.
Namun di balik kemudahan itu, ada risiko yang mengintai. Tanpa kontrol yang baik, diskon justru bisa bikin pengeluaran membengkak. Ujung-ujungnya bukan hemat, tapi boncos. Seperti dikatakan Mark W Boyer, “Orang yang dapat mengendalikan arus kas adalah orang yang memiliki kekuatan.” Artinya, kunci utama tetap ada pada kemampuan mengatur uang.
Agar nggak kalap saat musim diskon, berikut tujuh cara yang bisa kamu terapkan:
1. Jangan Belanja Tanpa Rencana
Diskon sering membuat orang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Karena itu, penting untuk punya rencana sebelum checkout. Hindari scrolling marketplace tanpa tujuan jelas. Kalau tidak ada kebutuhan mendesak, lebih baik tahan diri dan alihkan waktu ke aktivitas lain yang lebih produktif.
2. Manfaatkan Sale dengan Cerdas
Event seperti Harbolnas, midnight sale, hingga end of season sale memang menggoda. Tapi jangan sampai terjebak. Tentukan anggaran sejak awal dan buat daftar barang yang benar-benar diperlukan. Gunakan fitur wishlist agar fokus dan tidak tergoda melihat-lihat produk lain.
3. Selektif terhadap Promosi
Notifikasi promo, email marketing, hingga iklan media sosial bisa jadi pemicu belanja impulsif. Tidak ada salahnya mengikuti promo, tapi pastikan sesuai kebutuhan. Jika merasa terlalu tergoda, pertimbangkan untuk unfollow akun toko online atau berhenti berlangganan newsletter sementara waktu.
4. Cek Rating dan Ulasan
Sebelum membeli, periksa rating dan review pembeli lain. Langkah ini penting untuk memastikan kualitas barang dan kredibilitas penjual. Jangan mudah tergiur harga murah tanpa melihat reputasi toko.
5. Buat dan Patuhi Daftar Belanja
Tulis barang yang memang dibutuhkan dan sesuaikan dengan kondisi keuangan. Jika total belanja melebihi anggaran, evaluasi kembali dan tunda pembelian yang tidak mendesak. Ingat, belanja berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.
6. Pilih Ongkir yang Lebih Hemat
Biaya pengiriman juga memengaruhi total pengeluaran. Pilih layanan kurir dengan tarif terjangkau agar belanja tetap efisien. Terutama jika membeli dalam jumlah banyak, selisih ongkir bisa cukup signifikan.
7. Tentukan Batas Pengeluaran
Mengutip Investopedia, salah satu cara menjaga keuangan tetap sehat saat musim diskon adalah menetapkan batas maksimal uang yang boleh dikeluarkan. Dengan batas yang jelas, kamu akan lebih realistis dalam berbelanja dan terhindar dari pemborosan.
Pada akhirnya, diskon memang bisa jadi peluang untuk hemat, asalkan disikapi dengan bijak. Jangan sampai momen promo justru mengganggu kondisi keuanganmu. Kendalikan pengeluaran, supaya tetap aman sebelum dan sesudah musim diskon.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



