KaltimSamarinda

Wagub Kaltim Buka Temu Bisnis Pengelolaan Sumur Migas Tua dan Idle

Wakil Gubernur Seno Aji bersama dengan tamu undangan dalam kegiatan sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi yang dirangkaikan dengan Hari Pers Nasional (HPN). (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji membuka kegiatan Temu Bisnis Sinergi Pengelolaan Sumur Migas Tua dan Idle untuk Kebangkitan Ekonomi Kaltim yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (10/2/2025). Kegiatan ini dirangkai dengan sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 serta peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan bahwa Kalimantan Timur merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam, khususnya minyak dan gas bumi. Namun demikian, penerimaan daerah dari Dana Bagi Hasil (DBH) migas saat ini mengalami penyesuaian seiring kebijakan baru pemerintah pusat.

Baca  Sudah Puas Hirup Asap Sampah Bukit Pinang, Sani Dorong Pemkot Segera Bergerak

“Di sisi lain, kita harus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD, salah satunya melalui sektor migas,” kata Seno Aji.

Ia menjelaskan, aktivitas hilir migas atau downstream di Kalimantan Timur relatif sudah berkembang di tengah masyarakat, seperti distribusi dan penjualan LPG 3 kilogram. Namun, pada sektor hulu atau upstream, terutama pengelolaan sumur migas tua dan sumur idle, dinilai masih belum optimal.

Menurutnya, pengelolaan sumur tua dan idle menghadapi tantangan besar, terutama terkait aspek keselamatan kerja yang sangat ketat. Selain itu, sektor hulu migas juga berkaitan erat dengan isu lingkungan, khususnya pengelolaan limbah yang membutuhkan perhatian serius.

Baca  Sungai Mahakam Diproyeksi Jadi Wisata Malam, Tongkang Diminta Libur Malam

“Pengelolaan sumur tua dan idle ini bersinggungan langsung dengan aspek keselamatan dan lingkungan. Masalah limbah menjadi perhatian utama dalam pengelolaannya,” tegasnya.

Melalui kegiatan temu bisnis tersebut, Seno Aji berharap masyarakat dan pelaku usaha memperoleh edukasi terkait tata kelola migas yang baik dan sesuai regulasi. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan PAD daerah.

Baca  Ketua DPRD Kaltim Hadiri Sarasehan Pancasila di MPR RI

Kegiatan tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang migas. Seno Aji menekankan, kegagalan dalam pengelolaan migas kerap terjadi akibat pengabaian aspek teknis, keselamatan, dan lingkungan sebelum aktivitas pengeboran dilakukan.

“Kegiatan hari ini diharapkan dapat memberikan edukasi agar potensi migas bisa dimanfaatkan secara tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button