Nasional

Menkes Wanti-Wanti Perempuan, Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Dok Pribadi)

Editorialkaltim.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan perempuan agar lebih selektif dalam memilih pasangan. Ia menilai kebiasaan merokok pada pria bukan hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga membahayakan kesehatan perempuan sebagai perokok pasif.

“Untuk para perempuan, jauhi cowok perokok. Jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar,” ujar BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin, dalam program #BudiGemarSharing dikutip dari Reels Instagram @bgsadikin, Senin (19/1/2016).

Menurut BGS, perempuan tetap menanggung risiko kesehatan meski tidak merokok secara langsung. Paparan asap rokok dari pasangan dapat masuk ke tubuh tanpa disadari karena menempel di udara, pakaian, rambut, hingga kulit.

Baca  Penting! Pengguna Sepeda Listrik Paling Rendah Berusia 12 Tahun

“Asap rokok itu bisa masuk ke tubuh tanpa disadari dan membuat kamu menjadi perokok pasif,” jelasnya.

Ia menegaskan, perempuan yang menjadi perokok pasif memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker, khususnya kanker payudara dan kanker serviks. Risiko tersebut bahkan disebut meningkat hingga 40 persen dibandingkan perempuan yang tidak terpapar asap rokok.

“Begitu jadi perokok pasif, risiko kanker payudara dan kanker serviks naik 40%. Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, membuat aktivitas harian kita jadi sulit, bahkan mendekatkan kita pada kematian,” kata BGS.

Baca  AHY Sebut Jokowi Pemimpin yang Giat Terjun Lapangan, Bukan Hanya Di Balik Meja

Di sisi lain, pemerintah saat ini telah menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh puskesmas sebagai langkah deteksi dini kanker, terutama bagi perempuan dengan faktor risiko.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses pemeriksaan payudara klinis, USG jaringan payudara, hingga tes HPV DNA untuk mendeteksi dini kanker serviks tanpa dipungut biaya.

Baca  5 Fakta Bansos Cair Februari 2023, Begini Cara Ambilnya

“Kalau kamu punya faktor risiko, kamu bisa skrining kanker lewat layanan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas. Semuanya gratis,” tegas Budi.

BGS pun mengajak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dengan rutin melakukan pemeriksaan serta menghindari faktor risiko yang dapat membahayakan tubuh dalam jangka panjang.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button