Greenpeace Sebut Banjir Sumatra Bukan Sekadar Cuaca Buruk, Tapi Bencana Iklim

Editorialkaltim.com – Greenpeace Indonesia menegaskan banjir besar yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat bukan sekadar dampak cuaca ekstrem. Organisasi lingkungan itu menyebut banjir di Sumatra sebagai bencana iklim yang erat terkait kerusakan ekosistem akibat ulah manusia.
Juru Kampanye Greenpeace Indonesia, Rio Rompas, mengatakan banjir yang terus berulang di Sumatra merupakan bentuk bencana hidrometeorologi yang diperparah oleh deforestasi dan tata kelola lahan yang buruk.
“Ini bukan semata-mata hujan deras. Ada faktor manusia yang membuat dampaknya jauh lebih parah,” kata Rio, dikutip dari Bloomberg Technoz, Jumat (28/11/2025).
Ia menjelaskan, hutan seharusnya berfungsi sebagai penyimpan dan pengatur air. Saat tutupan hutan rusak, kemampuan menyerap air ikut hilang.
“Kalau hutannya masih bagus, ia akan menjadi penyerap curah hujan. Tapi karena ekosistem sudah rusak, wilayah itu tak mampu lagi menahan air,” ujarnya.
Rio menyebut topografi Sumatra yang cenderung curam juga memperbesar risiko banjir bandang. Kondisi sungai yang sempit membuat aliran air deras membawa banyak material kayu dari kawasan hulu.
“Makanya kita lihat di berita, gelondongan kayu masuk ke sungai. Itu menandakan adanya kerusakan di atas,” tambahnya.
Greenpeace juga menyoroti banjir di Sumatra Utara yang diduga berkaitan dengan penebangan hutan dan aktivitas ekstraktif di hulu, termasuk tambang dan proyek PLTA Batang Toru.
Berdasarkan data BNPB, Januari–November 2025 tercatat 2.919 bencana di Indonesia, dan 99% di antaranya berupa banjir dan cuaca ekstrem.
Aktivis Greenpeace, Iqbal Damanik, menyebut peristiwa ini sebagai bukti bahwa Indonesia tengah berada dalam tekanan krisis iklim dan kerentanan ekologis.
“Hutan hilang, tata ruang lemah, dan ketergantungan pada energi fosil terus meningkatkan emisi. Yang paling menderita selalu masyarakat paling rentan,” tuturnya.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



