Kaltim

Pasien Gantung Diri, Kadinkes Kaltim Sebut Tunggu Hasil Visum

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin

Editorialkaltim.com — Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menanggapi peristiwa tragis meninggalnya seorang pasien lanjut usia berinisial US (68) yang ditemukan gantung diri di ruang perawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda Minggu petang (6/7/2025). Pasien yang diketahui tengah menjalani perawatan akibat gagal ginjal kronis dan juga didiagnosis menderita kanker.

Ia menegaskan pasien yang sedang dalam masa perawatan merupakan tanggung jawab rumah sakit. Ia juga menyampaikan pihak RSUD AWS telah melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Dinas Kesehatan.

Baca  Kabar Gembira, Pemkab Paser Bakal Lantik Hampir 3.000 PPPK pada 14 April 2025

“Pasien yang sedang dirawat tentu menjadi tanggung jawab rumah sakit. Mengenai kasus bunuh diri yang diberitakan media, pihak rumah sakit juga sudah melaporkannya ke saya,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan dari sisi medis dan psikologis, penderita kanker memiliki risiko tinggi mengalami tekanan mental. Mereka yang mengalami penyakit tersebut rentan memiliki perasaan tidak bahagia, depresi, hingga keputusasaan, terutama akibat proses pengobatan yang sulit dan efek samping dari obat-obatan.

Baca  Buat Trobosan Baru, SMKS PGRI 5 Samarinda Gandeng Bengkel JRM

“Kalau kita lihat dari sisi positif, memang ada teori bahwa orang-orang yang sudah mengalami kanker punya risiko untuk merasa putus asa. Ada pengobatan yang membuat rambut rontok, dan itu bisa memengaruhi kondisi psikologis pasien,” jelasnya.

Namun demikian, ia juga menegaskan untuk memastikan penyebab kematian dan kemungkinan unsur lain di balik kejadian ini, proses visum dan penyelidikan aparat penegak hukum harus dihormati. Dari keterangan yang ia peroleh, pihak rumah sakit dan kepolisian masih mendalami kejadian tersebut guna memastikan penyebab kematian secara menyeluruh.

Baca  Pemkot Bontang Setujui CFN di Jalan Nasional, Digelar Setiap Malam Minggu Selama Sebulan

“Kalau kita bicara dari sisi negatif, kita serahkan kepada aparat hukum. Apakah ada unsur kesengajaan dari pihak lain, tentu akan terlihat dari hasil visum. Kita tunggu saja prosesnya,” pungkasnya. (Adr/Roro/adv diskominfokaltim)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button