
Editorialkaltim.com – Kepengurusan baru Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kutai Timur (Kutim) diharapkan segera terbentuk menyusul pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Senin (24/2/2025). Rapimda yang dihadiri lebih dari 50 Organisasi Kepemudaan (OKP) ini merupakan pra-Musyawarah Daerah (Musda) yang bertujuan untuk memilih kepengurusan baru KNPI di Kutim.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, yang hadir mewakili Bupati, dalam sambutannya menegaskan penolakan terhadap praktik dualisme kepemimpinan yang sempat mewarnai tubuh organisasi kepemudaan tersebut.
“Tidak boleh ada lagi dualisme di KNPI Kutim. Kita harus bersatu untuk membangun generasi muda yang berintegritas,” ujar Mahyunadi.
Mahyunadi juga menekankan pentingnya proses pemilihan ketua dan kepengurusan KNPI yang bebas dari intervensi pemerintah.
“Pemilihan harus berjalan sesuai mekanisme yang telah diatur dalam AD/ART KNPI. Pemerintah Kutim tidak akan ikut campur. Ini adalah waktu bagi pemuda untuk beradu gagasan secara sehat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengajak pemuda Kutim untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Selain itu, ia membuka ruang bagi pemuda yang ingin berperan sebagai oposisi.
“Berikan kritik yang membangun dan sampaikan solusi konstruktif. Kita butuh semua suara untuk mencapai Kutim yang lebih maju,” tuturnya.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.