Indikator Ungkap Erick Thohir, Sri Mulyani dan AHY Masuk 3 Menteri Berkinerja Terbaik

Editorialkaltim.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menempati posisi teratas sebagai menteri berkinerja terbaik dalam survei terbaru yang dirilis Indikator. Survei ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih selama 100 hari pertama masa jabatan mereka.
Dalam survei bertajuk “Evaluasi Publik atas Kinerja Presiden dan Kabinet Merah Putih”, Erick Thohir mendapatkan 14,2% suara dari total 1.220 responden. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyusul di posisi kedua dengan 13,2%.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berada di urutan ketiga dengan 6,7%.
Selain ketiga nama tersebut, empat menteri lainnya yang masuk daftar berkinerja terbaik adalah Menteri Agama Nasarudin Umar, Sekretaris Negara Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Namun, keempatnya masing-masing memperoleh dukungan di bawah 4%.
Founder dan Peneliti Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa Erick Thohir juga termasuk dalam jajaran menteri dengan tingkat popularitas tertinggi.
Selain Erick, menteri-menteri lain yang dikenal luas publik adalah Sri Mulyani, AHY, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Teddy Indra Wijaya.
“Sri Mulyani, Erick Thohir, AHY, serta Teddy Indra Wijaya masuk ke dalam daftar menteri berkinerja terbaik. Sementara itu, Cak Imin populer di masyarakat, meskipun tidak termasuk dalam daftar tujuh menteri terbaik,” kata Burhanuddin dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/1/2025).
Survei ini juga mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap para menteri yang mereka kenal. Hasilnya, lima menteri dengan tingkat kepuasan tertinggi adalah Nasarudin Umar, Teddy Indra Wijaya, Sri Mulyani Indrawati, Erick Thohir, dan Abdul Mufti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Survei ini dilakukan pada 16-21 Januari 2025, bertepatan dengan kurang lebih 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.
Metode yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam survei, dengan margin of error sekitar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95 persen, jika diasumsikan menggunakan metode simple random sampling.
Responden survei berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dengan distribusi yang proporsional. Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara terlatih, guna memastikan kualitas dan akurasi data yang dihimpun.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.