Kabar Baik Bagi Dosen ASN, Anggaran Tukin Rp2,5 Triliun Disetujui Kemenkeu
Editorialkaltim.com – Dalam perkembangan terbaru yang menyita perhatian para dosen ASN di seluruh Indonesia, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, atau yang akrab disapa Lalu Ari, mengumumkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui anggaran tunjangan kinerja (Tukin) dosen ASN sebesar Rp2,5 triliun. Keputusan ini menjadi angin segar bagi dosen yang telah menanti pencairan hak mereka yang tertunda selama lima tahun.
Lalu Ari mengatakan bahwa permintaan awal dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti-Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah Rp10 triliun. Namun, yang akhirnya disetujui adalah seperempat dari jumlah tersebut.
“Kita akan kawal terus proses pencairan ini sampai dosen-dosen kita bisa merasakan hasilnya,” ujar Lalu Ari dalam pernyataan tertulisnya.
Politisi Fraksi PKB itu menambahkan, kendati jumlah yang disetujui lebih kecil dari yang diharapkan, langkah selanjutnya adalah menunggu data resmi dari Kemenkeu dan Kemendikti-Saintek untuk memastikan detail besaran Tukin.
“Kami tidak ingin ada yang terlewat dalam proses ini. Kesabaran dosen-dosen sangat kami hargai,” imbuhnya.
Selain itu, Lalu Ari menjelaskan bahwa pemerintah membutuhkan peraturan presiden (Perpres) yang akan menjadi dasar hukum untuk pencairan tunjangan ini.
“Perpres ini sangat penting agar pencairan Tukin dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Mantan anggota DPRD NTB itu menegaskan bahwa pencairan Tukin tinggal selangkah lagi, dan dengan disetujuinya anggaran oleh Kemenkeu, maka proses pencairan diharapkan akan segera terwujud.
“Ini semua demi kesejahteraan dosen kita yang telah lama menunggu,” tutup Lalu Ari dengan penuh harap.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.