Nasional

Prabowo Subianto Siap Evakuasi 1.000 Korban Agresi Israel di Gaza

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Foto: X/Prabowo Subianto)

Editorialkaltim.com – Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan kesiapannya untuk mengevakuasi seribu korban di Gaza akibat agresi Israel. Hal ini ia sampaikan selama konferensi pertahanan dan keamanan, Shangri-La Dialogue, yang diadakan di Singapura pada tanggal 31 Mei hingga 2 Juni yang lalu.

Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dalam membantu warga sipil Palestina.

“Indonesia sangat bersedia untuk mengevakuasi dan merawat warga sipil Palestina yang terluka dan membutuhkan perawatan medis di rumah sakit Indonesia,” ujarnya.

Baca  All Eyes on Rafah Menggema di Sosial Media, Dibagikan 32 Juta Kali di Instagram

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo.

“Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada saya untuk mengumumkan bahwa kita siap untuk mengevakuasi, untuk menerima, untuk merawat hingga 1.000 pasien segera di masa depan,” lanjut Prabowo.

Lebih lanjut, di Gaza sendiri telah berdiri rumah sakit yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia dan donasi dari masyarakat. Fasilitas kesehatan ini dioperasikan oleh tim medis setempat.

Baca  Megawati Bingung Dengar Isu Ganjar Diduetkan dengan Prabowo di Pilpres 2024

Keterlibatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Gaza sebagai relawan juga ikut memberikan bantuan pada tim medis di rumah sakit tersebut.

Namun, situasi di Gaza semakin memburuk ketika Rumah Sakit Indonesia mengalami kerusakan parah akibat serangan yang dilancarkan oleh pasukan Israel. Dalam pekan ini, rumah sakit yang terletak di utara Gaza ini juga menjadi sasaran serangan tentara Zionis.

Serangan Israel yang terus-menerus tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga merenggut nyawa.

Baca  Erdogan Serukan Negara Islam Bersatu Lawan Israel, Kecam PBB Pasca Serangan Mematikan di Gaza

“Selama agresi ini, Israel menggempur habis-habisan objek sipil mulai dari kamp pengungsian hingga fasilitas medis,” ungkap sumber dari lokasi kejadian. Akibat dari agresi berkelanjutan ini, ratusan fasilitas sipil telah hancur dan lebih dari 36.000 warga Palestina meninggal dunia. (ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button