
Editorialkaltim.com – Program internet desa di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Agustus 2025, tercatat sebanyak 441 desa atau sekitar 52 persen dari total 841 desa sudah terhubung layanan internet cepat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal mengatakan, pemasangan internet dilakukan secara bertahap oleh empat penyedia layanan. Keempatnya adalah Telkomsel, Telkom, Icon+, dan Comtelindo dengan pembagian titik yang sudah disepakati.
“Telkomsel menangani 333 titik, Telkom 130 titik, Icon+ 39 titik, dan Comtelindo 84 titik. Semua perusahaan ini bergerak bersama untuk memastikan akses internet bisa sampai ke desa-desa,” kata Faisal di Kantor Diskominfo Kaltim, Jumat (29/8/2025).
Ia menjelaskan, target pemasangan internet mencakup seluruh desa di Kaltim. Fokus utamanya ditempatkan pada fasilitas layanan publik, khususnya kantor desa, agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pemerintahan.
Faisal mengungkapkan, internet yang dipasang menggunakan tiga sistem sesuai kondisi wilayah, yakni fiber optik, jaringan nirkabel, serta satelit.
“Kita sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa, termasuk kondisi geografisnya,” ujarnya.
Meski begitu, proses pemasangan tidak lepas dari tantangan. Jarak lokasi yang jauh, keterbatasan infrastruktur listrik, serta jaringan fiber optik yang belum tersedia di beberapa desa membuat pengerjaan memakan waktu lebih panjang.
“Kami optimis 2025 seluruh desa terpasang internet gratis. Tinggal 125 desa lagi yang akan diselesaikan melalui APBD Perubahan,” tambah Faisal.(ndi/adv diskominfokaltim)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.