Profil Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian Kabinet Prabowo

Menko Perekonomian dan Presiden Prabowo Subianto (Foto: Dok Pribadi)

Editorialkaltim.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk periode 2024-2029. Upacara pelantikan tersebut diadakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (21/10/2024).

Airlangga Hartarto lahir di Surabaya pada 1 Oktober 1962 dari pasangan Hartarto Sastrosoenarto dan R. Hartini Soekardi. Meskipun lahir di Surabaya, Airlangga menyelesaikan pendidikan menengahnya di SMA Kolese Kanisius, Jakarta, di mana ia aktif dalam berbagai kegiatan dan bahkan menjabat sebagai Ketua OSIS.

Setelah lulus SMA, Airlangga melanjutkan studinya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, mengambil Jurusan Teknik Mesin di Fakultas Teknik dan menyelesaikannya pada tahun 1987.

Selama di UGM, ia tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi mahasiswa. Ia terpilih sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM.

Semangatnya untuk belajar tidak berhenti di situ. Setelah menyelesaikan studi di UGM, Airlangga melanjutkan pendidikan S2 di luar negeri.

Ia menempuh pendidikan Master of Business Administration (MBA) di Wharton School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat, serta di Monash University, Australia. Ia juga melanjutkan pendidikan di Melbourne Business School, University of Melbourne.

Dengan latar belakang akademis yang kuat, Airlangga pun mengukuhkan dirinya sebagai pengusaha sukses dengan berbagai perusahaan yang dimilikinya.

Beberapa di antaranya adalah PT. Graha Curah Niaga yang bergerak di bidang agraria (pupuk), PT. Jakarta Prime Crane, PT. Bisma Narendra, dan sebagai Komisaris di PT. Sorini Corporation Tbk.

Memiliki darah Pasundan dari kakeknya, Airlangga memulai karier politiknya sebagai Wakil Bendahara DPP Partai Golkar untuk periode 2004-2009. Ia kemudian terpilih menjadi Anggota DPR-RI untuk periode 2009-2014 dan 2014-2019, mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat V.

Pada tahun 2016, terjadi perombakan Kabinet Kerja Jilid II, dan Airlangga, putra mantan Menteri Perindustrian di era Presiden Soeharto, Ir. Hartarto, dipercaya untuk menduduki jabatan yang sama dengan ayahnya, menggantikan Saleh Husin dari Partai Hanura sebagai Menteri Perindustrian. (ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Exit mobile version